Header Ads






AKU LELAH MENJADI IBU

akidah islam, artikel islam, berita islam, fiqih islam, sejarah islam

’“Ada yang pernah merasa seperti itu?
"Ini kerjaan kok ga beres-beres..."
"Tiap hari kok kaya gini terus..."
"Butuh libur, butuh piknik, butuh nyantai, butuh rehat sejenaaak saja...dst nya"
"Kalo boleh lari pengen lari aja deh rasanya..."
"Seandainya ada tombol PAUSE untuk semua ini..."
Pekerjaan rutinitas seorang Ibu nampak seakan sia-sia dan berulang.
Begitu terus setiap hari. Tidak ada habisnya.

Masih ingat kisah Siti Hajar?
Ibunda Nabi Ismail 'alayhi salam ini berlari bolak balik dari Shofa ke Marwah sampai 7 kali. Berharap di padang gurun yang gersang itu barangkali ada air untuk bayinya yang sedang haus.
Ketemukah airnya? Tidak.
Tetapi lari-larinya Siti Hajar yang "sia-sia" itu ternyata menjadi asbab ridhoNya Allah SWT sehingga memancarlah air zamzam yang sampai sekarang tak pernah surut justru dari jejakan kaki bayi Ismail.
Sia-siakah yang dilakukan sang Ibu? 
Tidak sama sekali ternyata.
“Pekerjaan keibuan: menyusui, memandikan, ganti popok, menyuapi, dstnya.
Memasak, menyapu, mengepel, mencuci, dstnya, 
buat yang ga ada ART... Apalagi yang masih harus lembur pekerjaan kantor buat yang bekerja (bagi yg bekerja).

Semuanya itu seakan terlihat tidak gemerlap, tidak keren, tidak ngeksis... 
Seakan sia-sia, ga ada hasil. *Tapi yang berlelah lelah itu, bisa jadi asbab ridho Allah*..
*Bisa jadi yang mengantarkan kita ke Jannah (surga)*...
Tidak terlihat mulia dihadapan penduduk bumi tetapi bisa jadi membahana seantero 'penduduk langit'. Bukankah itu yang lebih penting?
Bukankah doa ibunda mustajab tanpa penghalang ke Allah?
*Maka setiap pekerjaan ke-IBU-an itu bisa jadi dzikrulloh dan doa*...
“Semoga setiap tetes susu yang mengalir ke bayi ini mengalir pula kesholihan...
Semoga yang memakai baju-baju yang dicuci ini selalu menjaga kehormatannya...
“Semoga yang memakan hidangan ini diberiNya kesehatan...
Semoga setiap suapan nasi ini menjadikannya anak yang kuat...

Maka...
*Mari buat malaikat Raqib sibuk luar biasa mencatat kebaikan kebaikan yang kita upayakan dan jangan sampai malaikat Atid bahkan membuka bukunya.*
*_Allah sebaik-baiknya pemberi balasan._*
Semoga menjadi pengingat dan penyemangat.....
Semoga menjadi lebih baik dan bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna.
Ya Allah terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

Posting Komentar